Strategi Guru dalam Menciptakan Pembelajaran Inklusi melalui Sarana dan Prasarana di KB
DOI:
https://doi.org/10.71301/jipdasmen.v3i2.236Keywords:
Strategi Guru, Pembelajaran Inklusi, Sarana dan prasarana, Pendidikan anak usia dini, PAUD inklusiAbstract
Pembelajaran inklusi pada pendidikan anak usia dini merupakan proses pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, untuk belajar bersama dalam lingkungan yang sama tanpa adanya diskriminasi. Keberhasilan pembelajaran inklusi dipengaruhi oleh strategi guru dalam memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menciptakan pembelajaran inklusi melalui pemanfaatan sarana dan prasarana di KB Qita Purwokerto. Artikel ini membahas mengenai bentuk strategi pembelajaran inklusi yang diterapkan guru, pemanfaatan media dan fasilitas sekolah, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran inklusi di lingkungan PAUD.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan alat permainan edukatif, media visual, pengaturan ruang kelas, serta fasilitas sekolah sebagai pendukung pembelajaran yang ramah bagi seluruh anak. Guru juga menerapkan pendampingan individual, pembelajaran yang fleksibel, dan kegiatan kolaboratif untuk meningkatkan interaksi sosial anak. Selain itu, sarana dan prasarana yang memadai membantu anak lebih aktif, nyaman, dan mudah mengikuti kegiatan belajar. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan alat bantu khusus dan kurangnya pelatihan mengenai pendidikan inklusi bagi guru.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ulli Nikmah Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








