Implementasi LKPD IPA Terintegrasi Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
DOI:
https://doi.org/10.71301/jipdasmen.v3i1.214Keywords:
LKPD IPA, Pembelajaran Berbasis Proyek, Kemampuan Berpikir KritisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA terintegrasi pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 60 siswa SMP 15 Kota Bima yang dibagi menjadi kelas eksperimen (30 siswa) dan kelas kontrol (30 siswa). Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor berpikir kritis siswa kelas eksperimen meningkat dari 56,40 pada pretest menjadi 82,30 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,59 (kategori sedang–tinggi). Sementara itu, kelas kontrol mengalami peningkatan dari 55,90 menjadi 68,10 dengan N-Gain sebesar 0,28 (kategori rendah). Uji independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (p < 0,05). Keterlaksanaan pembelajaran mencapai persentase 92% (sangat baik), dan respon siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis proyek sebesar 89% (sangat positif). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa implementasi LKPD IPA terintegrasi Pembelajaran Berbasis Proyek efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ferawati Ferawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








