https://rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jpaudi/issue/feed ASSYIFA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 2025-01-30T07:02:11+07:00Ade S. Anharadesanhar5@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>ASSYIFA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. </strong>Merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian mengenai <em>isu kurikulum anak usia dini, strategi pembelajaran anak usia dini, media pembelajaran anak usia dini, inovasi pendidikan anak usia dini, manajemen pendidikan anak usia dini, penilaian perkembangan anak usia dini, pemberdayaan lingkungan anak usia dini, berbagai Kecerdasan anak, pendidikan inklusif anak usia dini, pengembangan nilai moral dan agama anak usia dini, perkembangan fisik motorik anak usia dini, perkembangan sosial emosional anak usia dini.</em></p>https://rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jpaudi/article/view/70PENINGKATAN KEMAMPUAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS MELALUI KOMPETISI KOSA KATA MENGGUNAKAN PROGRAM ATM_VIBE2024-12-25T09:13:55+07:00Ho Noviantyhonovi.ut@gmail.comMuslimmuslimanjas@gmail.comJulfanhadi Julfanhadijulfanhadi@gmail.com<p><em>This study was designed to analyze the effectiveness of teaching vocabulary through VocCom (Vocabulary Competition) using the ATM_VIBE (Automatic Teaching Machine_Vocabulary Item Bank of English) program at Athalia School, North Serpong. This activity was carried out on 39 class I students at Athalia School as research subjects. The method used is experimental research. The research design used was one group pretest-posttest design. Data from the initial test results before the competition and the final test after the competition is given will be analyzed using quantitative methods with descriptive statistics to describe and determine the significance of the Vocabulary Competition in increasing students' vocabulary knowledge. Based on the results of quantitative analysis, the average (mean) is 74 for the pre-test and 89 for the post-test. Therefore, comparing the average of the pre-test with the post-test, shows that there is an increase in students' ability to learn vocabulary. From statistical tests, Asymp Sig. (2-tailed) of the Wilcoxon Signed Ranks Test is 0.000. The results reached less than 0.05 (significance level), which means the results are significantly different. The Normalized Gain calculation shows that the gain result is 0.58, which means the gain is in the medium range (0.7 > <g> > 0.3).</em></p>2025-01-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2024 Ho Novianty, Muslim, Julfanhadi Julfanhadihttps://rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jpaudi/article/view/81TEKNIK OBSERVASI PADA ANAK USIA DINI 2025-01-22T14:31:50+07:00Suniati Suniatiadesanhar5@gmail.comPuspitasari Puspitasariadesanhar5@gmail.comSantun Nurraihanadeanhar5@gmail.com<p>Observasi merupakan salah satu teknik penting dalam memahami perkembangan anak usia dini. Teknik ini memungkinkan pendidik untuk memperoleh data yang autentik mengenai perilaku, keterampilan, dan kebutuhan anak secara langsung di lingkungan belajarnya. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknik observasi yang efektif dalam konteks pendidikan anak usia dini, termasuk prinsip-prinsip pelaksanaannya, jenis-jenis observasi, serta tantangan yang mungkin dihadapi oleh pendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber teoretis dan praktis terkait teknik observasi dalam pendidikan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknik observasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti observasi partisipan, observasi non-partisipan, dan observasi terstruktur. Setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu disesuaikan dengan tujuan pengamatan. Selain itu, pelaksanaan observasi yang efektif memerlukan perencanaan yang matang, penggunaan instrumen yang tepat, dan keterampilan analisis data. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan dan pendampingan bagi pendidik untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengimplementasikan teknik observasi. Dengan demikian, observasi yang dilakukan secara sistematis dan profesional dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak, yang pada akhirnya mendukung perancangan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan individu.</p>2025-01-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2024 Suniati Suniati, Puspitasari Puspitasari, Santun Nurraihanhttps://rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jpaudi/article/view/74PELAPORAN EVALUASI DAN ASESMEM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI 2025-01-15T09:29:47+07:00Khusnul Khotimahkhotimahkhusnul7045@gmail.comSiti Hajarkhotimahkhusnul7045@gmail.com<p><em>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memainkan peran yang sangat penting dalam perkembangan dasar anak. Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan tersebut, pelaporan evaluasi dan asesmen menjadi hal yang krusial. Artikel ini bertujuan untuk membahas pentingnya pelaporan evaluasi dan asesmen dalam PAUD, metode yang digunakan, serta tantangan yang dihadapi oleh pendidik dalam implementasinya. Dengan memahami pelaporan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada tahap awal kehidupan anak. Pelaporan evaluasi dan asesmen dalam PAUD memiliki peran krusial dalam memantau dan menilai perkembangan anak secara menyeluruh. Evaluasi ini meliputi berbagai aspek seperti kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosial-emosional, serta moral dan karakter. Asesmen yang dilakukan juga memberikan gambaran tentang bagaimana anak berinteraksi dengan lingkungan belajar, teman sebaya, dan orang dewasa, serta bagaimana mereka mengatasi tantangan dan menyelesaikan masalah. Pelaporan hasil asesmen dan evaluasi ini tidak hanya digunakan untuk mendokumentasikan perkembangan anak, tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk memperbaiki proses pengajaran. Dalam pelaporan tersebut, pendidik dapat menyoroti kekuatan dan kelemahan anak, serta memberikan rekomendasi untuk tindak lanjut yang sesuai, baik itu berupa program pengayaan atau intervensi khusus bagi anak yang memerlukan perhatian lebih.</em></p>2025-01-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2024 Khusnul Khotimah, Siti Hajarhttps://rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jpaudi/article/view/79PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN LITERASI SPRITUAL SISWA 2025-01-22T08:28:18+07:00Nurrahmania Nurrahmanianurrahmania59@gmail.comSukma Apriliana2sukmaapriliana26@gmail.comYuyun Susilawatiyuyunsusilawati55@gmail.com<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PAI dalam mengembangkan literasi spiritual pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat guru PAI dalam mengembangkan literasi spiritual siswa, menganalisis efektivitas model pembelajaran yang digunakan guru, dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di sekolah dasar. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan agama Islam yang lebih berkualitas untuk memenuhi kebutuhan peserta didik di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menyelidiki dan memahami makna fenomena atau permasalahan yang muncul dalam kehidupan nyata. Pendekatan ini menekankan pentingnya eksplorasi menyeluruh dan rinci terhadap topik yang diteliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam upaya untuk menjelaskan temuan dan menyajikan data berdasarkan apa yang ditemukan di lokasi. Strategi merupakan tindakan yang dilakukan guru dengan fokus pada penyediaan sumber belajar atau siswa. Selain itu guru harus memahami dan menerapkan sifat profesional melalui strategi yang disiapkan guru. Selain itu, strategi lain yang digunakan guru sekolah dasar untuk meningkatkan minat membaca adalah dengan memberikan salah satu kegiatan yang dapat menarik minat membaca siswa yaitu dengan mengunjungi perpustakaan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru PAI mempunyai peranan yang sangat penting. Hal ini memainkan peran penting dalam menumbuhkan literasi spiritual siswa sekolah dasar. Guru PAI tidak hanya berperan sebagai guru tetapi juga sebagai pembimbing dan teladan bagi siswa dalam pengembangan nilainilai agama.</p>2025-01-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Nurrahmania Nurrahmania, Sukma Apriliana, Yuyun Susilawatihttps://rumahjournal.yayasanassyifa.com/index.php/jpaudi/article/view/93EVALUASI MASALAH DAN PERILAKU ANAK2025-01-30T07:02:11+07:00nur afinanurafina0901@gmail.comSuriantinty234576@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku dan masalah anak usia dini sebagai upaya mendukung perkembangan mereka secara holistik. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah tingginya prevalensi perilaku bermasalah pada anak, seperti agresi, kecemasan, kesulitan perhatian, dan gangguan sosial, yang sering kali tidak terdeteksi dan ditangani dengan tepat oleh orang tua maupun pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis perilaku bermasalah yang sering muncul, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta menyusun strategi intervensi yang efektif untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 50 anak usia 4-6 tahun di beberapa lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di wilayah penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, kuesioner untuk guru dan orang tua, serta wawancara mendalam guru dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bermasalah yang paling umum adalah agresi verbal, kurangnya kemampuan regulasi emosi, dan kecenderungan menarik diri dari interaksi sosial. Faktor-faktor penyebab yang teridentifikasi meliputi pola asuh yang tidak konsisten, tekanan lingkungan, dan kurangnya stimulasi perkembangan sosial-emosional di rumah maupun sekolah. Kesimpulannya, evaluasi perilaku dan masalah anak harus dilakukan secara sistematis dan melibatkan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan ahli profesional. Pendekatan kolaboratif ini penting untuk merancang intervensi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik anak, sehingga dapat mendukung perkembangan mereka secara optimal dan mencegah permasalahan lebih lanjut di masa depan.</em></p>2025-01-31T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 nur afina, Surianti