Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di Kota Bima
DOI:
https://doi.org/10.71301/jp3m.v3i1.206Keywords:
limbah rumah tangga, pupuk organik cair, pemberdayaan masyarakat, pertanian berkelanjutanAbstract
Pengelolaan limbah rumah tangga masih menjadi permasalahan lingkungan utama di wilayah perkotaan, termasuk di Kota Bima. Sampah organik yang berasal dari sisa makanan, sayuran, dan dedaunan umumnya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) tanpa pengolahan terlebih dahulu, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta meningkatkan emisi gas rumah kaca. Di sisi lain, limbah organik memiliki potensi besar untuk diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC) yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat kelurahan Melayu dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi POC melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan POC, demonstrasi, serta pendampingan dan evaluasi selama empat bulan (Agustus-November 2025). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, dengan 90% peserta mampu memproduksi POC berkualitas baik dan memanfaatkannya pada tanaman pekarangan. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pengurangan limbah organik, peningkatan kesadaran lingkungan, serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan di Kota Bima.








